Pengertian Trauma

Trauma berasal dari bahasa Yunani yang berarti luka. Kata tersebut digunakan untuk menggambarkan situasi akibat peristiwa yang dialami seseorang. Para Psikolog menyatakan trauma dalam istilah psikologi berarti suatu benturan atau suatu kejadian yang dialami seseorang dan meninggalkan bekas. Biasanya bersifat negative, dalam istilah psikologi disebut post-traumatic syndrome disorder.


Pertolongan untuk penyakit yang trauma
Orang pertama yang menolong pasien, seperti paramedis, akan melakukan pemeriksaan pertama dalam kasus trauma. Bertujuan untuk memeriksa penyebab dan jenis benturan secara cepat, para ahli kesehatan ini telah terlatih untuk menemukan bagian tubuh yang terluka, memperkirakan jenis trauma, memeriksa tanda vital, dan dalam beberapa kasus, menyadarkan pasien.

Apabila pasien telah sadar atau kondisinya sudah stabil, tim paramedis akan membawa pasien ke ruang gawat darurat atau pusat penanganan trauma, di mana pasien akan langsung mendapatkan perawatan. Pusat penanganan trauma merupakan unit khusus di fasilitas kesehatan yang memiliki sarana prasarana yang lengkap untuk melakukan berbagai uji kesehatan, termasuk uji pencitraan dengan sinar-X, CT scan, PET scan dan menangani berbagai jenis cedera traumatis, mulai dari cedera pada otak sampai luka bakar dan patah tulang. Jenis trauma yang beragam membutuhkan keahlian khusus dari dokter yang berbeda. Sebagai contoh, patah tulang harus ditangani oleh dokter ahli tulang sedangkan cedera pada otak harus ditangani oleh dokter ahli saraf. Oleh karena itu, pusat penanganan trauma terdiri dari sekelompok ahli kesehatan dengan keahlian khusus dalam beragam bidang.

Tujuan utama seorang dokter adalah sebisa mungkin menjaga tanda vital pasien agar tetap stabil.

Apabila ada pendarahan yang parah, harus segera dilakukan transfusi darah. Pendarahan internal dapat ditangani dengan membuka bagian tubuh yang terluka dan kemudian menjahit lukanya. Obat tertentu juga dapat diberikan untuk mengeluarkan cairan berlebih atau mencegah kejang-kejang, seperti pada kasus cedera pada otak.


Ketika pasien terluka parah, biasanya dokter akan sengaja menempatkan pasien dalam kondisi koma. Pada tindakan ini, fungsi otak sengaja diberhentikan agar otak memiliki waktu yang cukup untuk pulih sepenuhnya. Saat berada dalam kondisi koma, tanda vital pasien akan diawasi dengan menggunakan mesin yang dipasang pada tubuh pasien. Pengobatan lanjutan, termasuk bedah, akan dilakukan setelah kondisi pasien stabil. 


Penyebab Umum Trauma

Terjatuh
Kecelakaan
Trauma akibat benda tumpul pada kepala atau bagian tubuh lainnya
Luka bakar
Luka tusuk

Apabila mengalami cedera yang parah, organ tubuh biasanya akan berhenti bekerja. Hal ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk melindungi organ tersebut. Tubuh berusaha untuk menyimpan sebanyak mungkin energi untuk proses penyembuhan. Namun, adanya faktor lain seperti pendarahan dapat mempersulit proses pemulihan, sehingga harus segera diberikan pertolongan medis.

Gejala Utama
Patah tulang
Memar
Luka terbuka
Muntah atau mual
Pusing
Edema
Detak jantung yang bertambah cepat
Tekanan darah yang rendah
Demam
Disorientasi atau kebingungan
Hilangnya kesadaran
Merasa kedinginan seiring menurunnya suhu tubuh
Metabolisme yang meningkat

Trauma bukanlah alasan untuk kita tidak mecoba lagi

Loading...