Pengertian Filosofi

Filosofi adalah studi mengenai kebijaksanaan, dasar dasar pengetahuan, dan proses yang digunakan untuk mengembangkan dan merancang pandangan mengenai suatu kehidupan. Filosofi memberi pandangan dan menyatakan secara tidak langsung mengenai sistem kenyakinan dan kepercayaan. 
Setiap filosofi individu akan dikembangkan dan akan mempengaruhi prilaku dan sikap individu tersebut. Seseorang akan mengembangkan filosofinya melalui belajar dari hubungan interpersona, pengalaman pendidikan formal dan informal, keagamaan, budaya dan lingkungannya.

Contoh filosofi yang dapat diterapkan ke dalaam hidup

Catur
1. Jangan Meremehkan Kemampuan Orang Lain
Filosofi Catur Remeh Temeh
Dalam permainan catur, ada bidak paling depan berjajar mengawal para bidak prawira. Bidak tersebut bernama pion. Kalau dianalogikan sebagai manusia, bidak memiliki tubuh kecil dan wajib maju terlebih dulu sebelum sang mentri, kuda, benteng, dan raja beraksi.

Dalam permainannya, bidak bisa saja berganti wajah dan tubuh menjadi seorang mentri, kuda, benteng, ataupun patih. Disaat-saat inilah, kita diharapkan untuk tidak meremehkan kemampuan orang lain. Suatu saat nanti, pasti dia mengalami titik tertinggi, yakni kesuksesan hakiki.

2. Selalu Ingat dan Peduli pada Orang yang Telah Membantu Kita
Kita ambil contoh seperti bidak pion yang berhasil merubah diri tadi. Awalnya, pion ini melaju biasa-biasa saja, tanpa peduli rintangan di depannya. Namun, dalam proses merubah diri tersebut, pastilah ada bantuan dari bidak-bidak lain yang mencoba melindunginya.

Nah, bantuan-bantuan inilah yang sering kita lupakan. Sebagai manusia yang baik, tentu kita tidak boleh melupakan orang-orang yang berperan membawa kita sampai ke titik puncak. Orang-orang tadi bisa keluarga, teman, atau kerabat, yang membantu kita meraih kesuksesan.

3. Jadilah Seperti Raja yang Tetap Tenang Meski Masalah Mendera
Dalam posisi skakmat, raja tetap tenang dan bisa terlindungi oleh bidak-bidak lainnya. Sikap raja yang tenang dan analitis dalam menghadapi masalah, begitu memendam pesan mendalam. Bahkan sampai di titik tertentu, sang raja masih bisa “remis” alias tidak kalah dan tidak menang.

Hal ini bisa kita terapkan dalam kehidupan kita. Di mana, saat kita terpojok, saat kita tertekan, dan saat kita punya banyak masalah, kita masih tetap bisa bertahan dan mencari jalan keluarnya. Ingatlah, bahwa Tuhan tidak pernah menguji hamba-Nya melebihi kapasitas orang tersebut.

4. Bersatu dalam Menghadapi Rintangan
Permainan catur adalah permainan yang digawangi oleh satu orang pemain. Tetapi, dalam praktik menyerang dan bertahan saat bermain, sang pemain utama membutuhkan banyak sekali bidak untuk mengatur strategi. Bidak satu dengan yang lainnya saling bertempur untuk berperang.

Nah, dalam kondisi ini, bidak-bidak ini saling bersatu teguh untuk melancarkan strategi perang yang mematikan. Karena itulah, kita bisa mampu mengalahkan setiap rintangan, salah satu langkah kuat adalah dengan bersatu bersama-sama menghadapinya.

5.Terus dan Terus Maju
Ketika ingin mengalahkan strategi dan pertahanan lawan, satu atau dua langkah saja tidaklah cukup. Sang pemain catur wajib melancarkan langkah bertahan dan menyerang, secara dinamis dan kreatif. Di sinilah pesan moralnya, bahwa kemauan yang keras wajib diasah demi kemenangan.

Kita bisa terapkan dalam kehidupan, di saat kita menghadapi kesulitan, kita diwajibkan tetap tenang dan terus maju. Satu atau dua langkah saja tidak cukup, maka kita harus terus maju sampai ke titik darah penghabisan. Itulah yang disebut dengan sikap pantang menyerah dan kerja keras.




Hujan
1. Meski jatuh berkali-kali, hujan gak pernah menyerah.
Pernahkah kita sadar kalau hujan itu turun dan jatuh terus. Dari hal itu kita bisa belajar bahwa hujan tetap mencoba meskipun jatuh berkali-kali. Hujan terus turun tanpa menyerah dan itu bisa menjadi pelajaran yang bagus buat kita. Kita harus selalu kuat dan tabah untuk mencapai sesuatu.

2. Hujan turun setelah kemarau panjang. Bukankah kesabaran adalah kuncinya?
Masih ingat dengan kemarau yang berkepanjangan? Bagaimana kalau kemarau itu datang tanpa diselingi oleh hujan. Bumi akan menjadi kering dan tak seindah yang kita tahu. Beruntung bahwa hujan datang setelah kemarau panjang. Kehidupan jadi jauh dari kesulitan dan kesengsaraan. Kita sebaiknya dapat menjadi penolong atau paling tidak penghibur untuk orang yang benar-benar membutuhkan kita.

3. Hujan bisa memberi rasa dingin.
Setelah panas seharian, hujan turun membasahi bumi. Cuaca menjadi berubah dan hawa menjadi dingin dan nyaman untuk beristirahat. Semoga dengan menyadari sifat hujan, kita jadi ingat untuk tidak terus memenuhi amarah melainkan lebih bersifat santai menghadapi sesuatu.

4. Hujanpun bisa marah. Kalau manusia gak bisa "ramah".
Seperti manusia hujan yang juga bagian dari alam bisa marah. Ketika benar-benar tidak ada lagi yang peduli dengan lingkungan sekitar. Hujan turun dengan derasnya yang terkadang membawa bencana. Sebaiknya kita menyadari sesuatu bahwa manusia punya amarah alangkah baiknya jika kita bisa menjaga perasaan satu sama lain.

5. Bau hujan itu menyenangkan. Sederhana dan menenangkan.
Ini bagian yang banyak belum disadari orang. Saat hujan turun ke bumi dan membasahi tanah, maka aroma hujan akan tercium. Baunya sangat menyegarkan dan itu adalah bau hujan. Di dalam hidup, sebaiknya kita belajar untuk menjadi orang yang menyenangkan. Semua orang pasti merasa senang dengan sifat-sifat orang yang menyenangkan.

6. Hujan datang untuk menyejukkan bumi. Bermanfaat bagi material lain. 

Meskipun hujan kadang tidak datang, tetapi kedatangan hujan sangat penting. Hujan turun untuk memberikan kesejukan bagi kehidupan manusia di bumi. Sebaiknya kita belajar seperti hujan yang datang dan muncul untuk membawa dan berbagi rasa senang.



Filosofi dalam kehidupan tanah jawa
1. Alon-alon waton kelakon.
Artinya pelan-pelan asal selamat. Kedengarannya simpel ya tetapi sebenarnya filosofi ini memiliki makna yang mendalam. Disini kita diajak untuk selalu berhati-hati, ulet, waspada, dan berusaha dalam menjalani hidup.

2. Aja gumunan, aja getunan, aja kagetan, aja aleman.
Artinya kita jangan mudah heran, mudah menyesal, mudah terkejut, dan manja. Filosofi ini mengajarkan kita untuk menjadi orang yang dapat menerima semua keadaan. Sehingga kita tidak akan membuat masalah buat diri kita dan diri orang lain.

3. Sapa nandur, bakalan ngunduh
Ini soal karma. Bagi siapa yang mengumpulkan kebaikan maka suatu saat akan mendapatkan hasilnya. Orang yang banyak membantu orang lain, dia akan mendapatkan karma yang baik suatu hari nanti. Kita diajarkan untuk berlomba menanam kebaikan dimanapun kita berada. Ini juga bermakna kerja keras kita yang akan berhasil kelak.

4. Nerima ing pandum.
Filosofi tersebut artinya menerima segala pemberian. Kita sebaiknya bisa ikhlas dalam menghadapi segala hal yang terjadi didalam hidup kita. Hal ini ditunjukkan khususnya agar kita tidak menjadi orang yang serakah dan menginginkan hak milik orang lain.

5. Urip iku urup.
Hidup itu harus menyala. Jika mengikuti filosofi ini, kita diajak untuk membuat hidup kita menyala dengan membantu orang-orang disekitar kita. Intinya kita harus bisa memberi manfaat baik itu hal kecil maupun hal yang besar.

6. Aja kuminter mundak keblinger, aja cidra mundak cilaka.

Jangan merasa paling pintar biar kita tidak mau salah arah dan jangan suka mencurangi biar kita tidak mau celaka. Jadi ingat koruptor sama orang yang mencuri ya. Mereka paling pintar dan salah arah, mereka juga mencurangi banyak orang, makanya jadi celaka. Kita harus bisa selalu rendah hati..

Kurang lebihnya seperti itulah pandangan filosofi dan jika ada masukan silahkan berkomentar
loading...